Halo semuanyaa!! Perkenalkan Nama Saya Sabrina Faliza Agustinova, Saya dari Universitas Satya Negara Indonesia Kampus B dengan progam studi Ilmu Komunikasi dan tak lupa juga Dosen Pengampu saya adalah Ibu Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C.AC. Jadi teman disini saya akan menjelaskan tentang apa itu Paradigma Positivisme Dalam Ilmu Komunikasi . Oke saya lanjut ya, mohon disimak ya teman-teman!! Positivisme secara etimologi berasal dari kata positive, yang dalam bahasa filsafat bermakna sebagai suatu peristiwa yang benar-benar terjadi, yang dapat dialami sebagai suatu realita. Paradigma positivisme mendefiniskan komunikasi sebagi suatu proses sebab-akibat, yang mencerminkan pengirim pesan (komunikator/encoder) untuk mengubah pengetahuan (sikap atau perilaku) penerima pesan (komunikan/decoder) yang pasif. Komunikasi terjadi secara sengaja dilakukan oleh seseorang untuk menyampaikan rangsangan dalam membangkitkan respon orang lain. Model komunikasi linier atau komun...
Halo semuanyaa!! Perkenalkan Nama Saya Sabrina Faliza Agustinova, Saya dari Universitas Satya Negara Indonesia Kampus B dengan progam studi Ilmu Komunikasi dan tak lupa juga Dosen Pengampu saya adalah Ibu Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C.AC. Jadi teman disini saya akan menjelaskan tentang apa itu Paradigma Post Positivisme . Oke saya lanjut ya, mohon disimak ya teman-teman!! Paradigma merupakan sejumlah proposisi yang menjelaskan bagaimana dunia dihayati (perceived) ; mengandung pandangan mengenai dunia/ world view , suatu cara untuk memecah-mecah kompleksitas dunia nyata, menjelaskan apa yang penting, apa yang memiliki legitimasi, dan apa yang masuk di akal (Sarantakos,1995). Paradigma juga dapat berarti cara pandang mengenai suatu hal dengan dasar tertentu. Penggunaan paradigma yang berbeda akan menghasilkan pemaknaan yang berbeda pula mengenai sesuatu. Hal ini disebabkan karena setiap paradigma mempunyai asumsi dasar yang berbeda-beda sebagaimana...
Berikut beberapa cara untuk mengatasi rasa malu saat public speaking: Persiapan 1. Siapkan materi : Pastikan kamu memahami materi yang akan disampaikan dan siapkan contoh-contoh yang relevan. 2. Latihan : Latihan berbicara di depan cermin, rekam diri kamu, atau berlatih dengan teman. 3. Tentukan tujuan : Tentukan apa yang ingin kamu capai dengan presentasi kamu. Mengelola Rasa Malu 1. Tarik napas dalam-dalam : Sebelum memulai presentasi, tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. 2. Fokus pada pesan : Fokus pada pesan yang ingin kamu sampaikan, bukan pada rasa malu kamu. 3. Jangan terlalu memikirkan diri sendiri : Ingat bahwa audiens lebih peduli dengan pesan kamu daripada penampilan kamu. 4. Gunakan humor : Humor dapat membantu mengurangi rasa malu dan membuat audiens lebih nyaman. Membangun Kepercayaan Diri 1. Ingat kelebihan Anda : Ingat kelebihan kamu dan pengalaman kamu dalam bidang yang relevan. 2. Fokus pada kekuatan kamu : Fokus pada kekuatan kamu dan jangan terlalu memiki...
Komentar
Posting Komentar